Lazismu DIY Matangkan Strategi Ramadhan 1447 H Lewat Rakorsus, Fokus Digitalisasi dan Orkestrasi Program

Lazismu DIY Matangkan Strategi Ramadhan 1447 H Lewat Rakorsus, Fokus Digitalisasi dan Orkestrasi Program

YOGYAKARTA — Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperkuat perannya sebagai penggerak utama pengelolaan zakat di wilayah DIY. Hal tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar pada Senin (29/12/2025) di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Rakorsus yang dipimpin langsung oleh Lazismu DIY ini menjadi forum strategis untuk menyatukan arah kebijakan, mematangkan strategi penghimpunan, serta mengoordinasikan program-program Ramadhan yang akan dilaksanakan secara serentak oleh Lazismu wilayah, Lazismu daerah, hingga Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-DIY.

Ketua Lazismu DIY dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan 1447 H menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan dampak zakat. Mengusung tema nasional “Zakat Majukan Kesejahteraan Bangsa”, Lazismu DIY berkomitmen menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen nyata dalam memperkuat kesejahteraan umat dan pembangunan sosial di Yogyakarta.

“Ramadhan adalah puncak penghimpunan Lazismu. Karena itu, perlu orkestrasi program dan strategi yang terukur dari wilayah hingga kantor layanan agar target penghimpunan dan penyaluran dapat tercapai secara optimal,” tegasnya.

Dalam Rakorsus ini, Lazismu DIY secara khusus menekankan penguatan dua pendekatan utama, yakni fundraising digital dan fundraising retail. Melalui materi Peluang dan Strategi Fundraising Digital yang disampaikan oleh Dr. Muhammad Najih Farihanto, MA, Lazismu DIY mendorong seluruh jajarannya untuk lebih adaptif terhadap perubahan perilaku donatur, terutama generasi muda yang semakin akrab dengan transaksi digital dan media sosial.

Lazismu DIY Matangkan Strategi Ramadhan 1447 H Lewat Rakorsus, Fokus Digitalisasi dan Orkestrasi Program

Digitalisasi dinilai tidak hanya sebagai alat penghimpunan, tetapi juga sebagai sarana membangun kepercayaan publik melalui konten edukasi, storytelling mustahik, transparansi penyaluran, serta pelaporan dampak program yang berkelanjutan.

Sementara itu, strategi fundraising retail tetap menjadi perhatian serius Lazismu DIY mengingat karakter masyarakat DIY yang masih kuat dengan pendekatan langsung. Melalui pemaparan Sa’id Supriyadi, Lazismu DIY mengarahkan agar program retail Ramadhan dikemas lebih sederhana, membumi, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat, sekaligus memperluas basis donatur dari berbagai segmen usia.

Lazismu DIY Matangkan Strategi Ramadhan 1447 H Lewat Rakorsus, Fokus Digitalisasi dan Orkestrasi Program

Rakorsus juga menjadi momentum Lazismu DIY dalam menetapkan orkestrasi program Ramadhan 1447 H yang akan dijalankan secara terkoordinasi. Sejumlah program unggulan disiapkan, antara lain Back to Masjid, Kado Ramadhan, Tebar Takjil, MudikMU Aman, Taman Lansia, serta kegiatan engagement muzakki dan munfiq. Setiap program dirancang dengan target yang jelas dan mekanisme pelaporan yang terstandar.

Selain perencanaan program, Lazismu DIY turut mengevaluasi sistem pelaporan Ramadhan. Penguatan laporan harian, peningkatan kapasitas SDM pelaporan, serta penyeragaman administrasi menjadi fokus perbaikan agar kinerja penghimpunan dan penyaluran dapat terukur dan akuntabel.

Melalui Rakorsus ini, Lazismu DIY menegaskan posisinya sebagai koordinator dan pengarah utama pelaksanaan program Ramadhan di DIY. Seluruh hasil Rakorsus akan segera ditindaklanjuti dalam rapat teknis lanjutan guna memastikan Ramadhan 1447 H menjadi momentum penguatan Lazismu sebagai lembaga zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?