LAZISMU Gelar Assessment Program SOS untuk 35 Sekolah dengan Total Bantuan Rp875 Juta

LAZISMU Gelar Assessment Program SOS untuk 35 Sekolah dengan Total Bantuan Rp875 Juta

YogyakartaLAZISMU DIY melaksanakan assessment Program Save Our School (SOS) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Program ini menyasar sebanyak 35 sekolah dengan total alokasi dana mencapai Rp875 juta, atau setara dengan Rp25 juta untuk setiap sekolah penerima manfaat.

Pelaksanaan program ini merupakan hasil kerja sama antara LAZISMU DIY dan LAZISMU Pusat. Dari total sekolah penerima manfaat, sebanyak 15 sekolah berada di bawah koordinasi LAZISMU DIY, sementara 20 sekolah lainnya menjadi bagian dari program yang dijalankan LAZISMU Pusat.

LAZISMU Gelar Assessment Program SOS untuk 35 Sekolah dengan Total Bantuan Rp875 Juta

Sebanyak 20 sekolah penerima manfaat Program SOS ini antara lain: SD Muhammadiyah Pringgokusuman, SD Muhammadiyah Purbayan Kota Gede, TK ABA Karangbendo Banguntapan, TK ABA Trisigan, TK ABA Slangen, SD Muhammadiyah Wonokromo 1 Pleret, SD Muhammadiyah Kalipakem 2, SD Muhammadiyah Bugel, MI Muhammadiyah Serangrejo, MI Al-Falah Muhammadiyah Kliwiru, SMP Muhammadiyah 1 Depok, SD Muhammadiyah Kuarasan Nglipar, SD Muhammadiyah Branjang, MI Muhammadiyah Macanmati, MI Muhammadiyah Semanu, SMP Muhammadiyah Turi, SD Muhammadiyah Karangharjo, SD Muhammadiyah Balerante Turi, SD Muhammadiyah Warungboto, dan TK ABA Kasatriyan.

Sementara itu, 15 sekolah lainnya yaitu SMK Muhammadiyah 2 Turi, TK ABA Brosot Galur, MA Muhammadiyah Al Muttaqin, SMP Muhammadiyah Playen, SMP Muhammadiyah 1 Tepus, SD Muhammadiyah 2 Wonopeti, SMP Muhammadiyah Nglaten, SD Muhammadiyah Gunung Harjo 2, SD Muhammadiyah Sangonan II, SMK Muhammadiyah Minggir, SMP Muhammadiyah 2 Godean, SMP Muhammadiyah 3 Mlati, SD Muhammadiyah Danunegaran, SD Muhammadiyah Purwodiningratan 2 Yogyakarta, dan TK ABA Al Muhajirin.

LAZISMU Gelar Assessment Program SOS untuk 35 Sekolah dengan Total Bantuan Rp875 Juta

Program SOS merupakan wujud kepedulian LAZISMU dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan, khususnya di sekolah yang membutuhkan dukungan operasional. Melalui program ini, diharapkan sekolah dapat lebih optimal dalam memberikan fasilitas belajar, peningkatan mutu, serta mendukung keberlangsungan kegiatan pendidikan bagi para siswa.

LAZISMU Gelar Assessment Program SOS untuk 35 Sekolah dengan Total Bantuan Rp875 Juta

Marzuki, selaku Manager LAZISMU DIY menyampaikan bahwa assessment ini bertujuan untuk memastikan kelayakan dari masing-masing sekolah benar-benar layak dibantu dan membutuhkan.

“Melalui assessment ini, kami juga menentukan prioritas utama agar bantuan yang diberikan dapat lebih tepat guna,” ungkapnya.

Dengan adanya Program SOS, LAZISMU DIY berharap sekolah-sekolah penerima dapat terus berkembang, mampu meningkatkan mutu pendidikan, serta melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?