BPRS HIK MCI dan Lazismu DIY Salurkan 250 Kado Ramadhan untuk Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU)

BPRS HIK MCI dan Lazismu DIY Salurkan 250 Kado Ramadhan untuk Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU)

YOGYAKARTA – PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Harta Insan Karimah Mitra Cahaya Indonesia (BPRS HIK MCI) bersama Lazismu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menegaskan komitmen sosialnya di bulan suci melalui program Cahaya Ramadhan. Sinergi ini diwujudkan dalam acara “Kajian Ramadan Inklusif & Buka Bersama HIDIMU” yang diselenggarakan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Kamis, (05/03).

Kegiatan yang dihadiri oleh anggota HIDIMU dari seluruh penjuru se-DIY—meliputi Gunungkidul, Kulon Progo, Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta —berlangsung khidmat dengan berbagai rangkaian acara inklusif. Dalam momentum tersebut, BPRS HIK MCI bersama Lazismu DIY secara simbolis menyalurkan 250 paket sembako Kado Ramadhan kepada saudara-saudara dari komunitas HIDIMU. Selain itu, bantuan serupa juga dialokasikan untuk 250 driver AmbulanMu yang pentasarufannya dijadwalkan pada tanggal 11 mendatang.

BPRS HIK MCI dan Lazismu DIY Salurkan 250 Kado Ramadhan untuk Himpunan Difabel Muhammadiyah (HIDIMU)

Perwakilan BPRS HIK MCI, Fitri Rini Farida (Kepala Divisi Corporate Secretary) dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyaluran paket sembako ini merupakan upaya nyata untuk memastikan dukungan kebutuhan pokok hadir menguatkan ketahanan sosial komunitas difabel. Hal ini diharapkan dapat memberikan kemanfaatan yang luas di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah. BPRS HIK MCI sebagai anak usaha dari Jaringan Syariah Muhammadiyah berkomitmen untuk terus tumbuh sehat agar semakin banyak kemanfaatan yang bisa diberikan kepada sesama.

“Melalui program Cahaya Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa keberadaan BPRS HIK MCI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita dari komunitas difabel. Semoga bantuan sederhana ini dapat meringankan kebutuhan mereka selama bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa BPRS HIK MCI sebagai bagian dari Jaringan Syariah Muhammadiyah akan terus berupaya tumbuh secara sehat agar semakin luas kemanfaatan yang bisa diberikan kepada umat.

“Sebagai bagian dari jaringan ekonomi syariah Muhammadiyah, kami berkomitmen untuk terus berkembang secara sehat agar dapat menghadirkan lebih banyak program sosial yang memberikan dampak bagi masyarakat,” tambahnya.

Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PWM DIY, Zainal Arifin, turut menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Lazismu DIY, BPRS HIK MCI, serta fasilitas dari UAD.

“Harapan kami, kerja sama dengan kampus bisa terus berlanjut. Kami di MPKS bersama teman-teman HIDIMU mendambakan terwujudnya Muhammadiyah Difabel Center di DIY,” ungkap Zainal.

Sementara itu, perwakilan Rektor UAD, Muhammad Syaiful Effendi, menyambut hangat kedatangan jamaah HIDIMU. Ia menegaskan bahwa kampus UAD memiliki semangat inklusi dan terbuka bagi siapa saja, yang dibuktikan dengan penyediaan fasilitas ram (bidang miring) di masjid untuk memudahkan akses jamaah difabel.

Selain penyaluran sembako, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan Al-Qur’an Braille dari MPKS PWM DIY dan TPQ Inklusi Ibnu Ummi Maktum kepada Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD. Menjelang waktu berbuka, para jamaah mendapatkan siraman rohani dari Ustaz Muhammad Sayuti, Ph.D.. Dalam tausiyahnya, Sekretaris PP Muhammadiyah tersebut mengingatkan jamaah akan pentingnya menanamkan rasa syukur dan membangun karakter tanggung jawab sebagai seorang muslim di segala aspek kehidupan.

Kegiatan yang ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan kepedulian sosial yang nyata dan inklusif di lingkungan Muhammadiyah.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?