LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026 

LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026 

SEMARANG — Tujuh program dari berbagai pilar pemberdayaan LAZISMU DIY berhasil mencuri perhatian dalam ajang apresiasi tingkat nasional. Melalui LAZISMU Award 2026, LAZISMU DIY membawa pulang dua penghargaan kategori terbaik dari tujuh nominasi terbaik dalam rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit (MZS) 2026 yang berlangsung di Semarang, Jumat (6/11/2026).

Dua penghargaan terbaik yang diraih LAZISMU DIY meliputi kategori Pilar Kemanusiaan melalui program Senyum di Ujung Senja dan kategori Penghimpunan melalui program PIJAR (Pimpinan Berinfak Jamaah Bersinar).

Sementara itu, lima nominasi terbaik lainnya diraih melalui program Rumah Solusi pada Pilar Lingkungan, Sehat untuk Papa pada Pilar Kemanusiaan, Keliling Surga pada Pilar Sosial Dakwah, Kawal Bumil LAZISMU pada Pilar Kesehatan, serta GOTAM (Gerakan Orang Tua Asuh Mandiri) pada Pilar Pendidikan.

LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026 

Ketua Badan Pengurus LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran LAZISMU di DIY atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kontribusi dan kolaborasi program-program yang diusulkan oleh LAZISMU daerah maupun kantor layanan di seluruh wilayah DIY. 

“Alhamdulillah, dari seluruh program yang diusulkan oleh daerah dan kantor layanan di DIY, tujuh program berhasil masuk nominasi dan dua di antaranya memperoleh penghargaan terbaik. Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran LAZISMU DIY atas sumbangsih, inovasi, serta kerja keras dalam menyusun dan menjalankan program, baik dari sisi penghimpunan ataupun fundraising maupun pendistribusian dan pendayagunaan,” ungkap Jefree.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama dalam menjalankan program. Lebih dari itu, apresiasi yang diterima diharapkan menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurut Jefree, memasuki tahun 2027, LAZISMU DIY perlu kembali merumuskan dan mengembangkan program-program yang lebih berdampak, baik dalam aspek penghimpunan maupun pendistribusian dan pendayagunaan. Dengan demikian, kepercayaan dan apresiasi masyarakat terhadap LAZISMU dapat terus meningkat.

“Harapannya, LAZISMU DIY terus memberikan inspirasi. Award ini hanya sebagai bentuk apresiasi, sedangkan tugas utama kita adalah menghadirkan program-program inovatif dan terus berkembang untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Ke depan, perlu dirumuskan kembali program-program yang semakin berdampak, baik dari sisi penghimpunan maupun pendistribusian dan pendayagunaan,” tambahnya.

Jefree juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kantor layanan LAZISMU se-DIY serta jajaran kantor daerah di kabupaten dan kota yang telah bekerja sama dan mendampingi pelaksanaan berbagai program. Menurutnya, kekompakan dan kerja keras seluruh unsur menjadi bagian penting dalam pencapaian tersebut.

LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026 

LAZISMU Award sendiri merupakan salah satu rangkaian Muhammadiyah Zakat Summit 2026 yang menjadi momentum konsolidasi dan penguatan gerakan filantropi Islam di lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan nasional ini menghadirkan sejumlah agenda strategis, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga pengembangan keilmuan dalam pengelolaan zakat.

Salah satu agenda yang turut mewarnai MZS 2026 adalah pelatihan dan sertifikasi amil Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang berlangsung pada 2–5 November 2026 di Semarang tersebut diikuti 121 peserta dari berbagai wilayah dan daerah di Indonesia. Agenda ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kredibilitas para pengelola zakat.

Selain itu, MZS 2026 juga menghadirkan simposium sebagai ruang pertukaran gagasan dan penguatan kontribusi keilmuan dalam bidang filantropi Islam. Melalui forum tersebut, pengelolaan zakat didorong agar semakin berbasis riset, data, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel.

LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026 

Bagi LAZISMU DIY, raihan tujuh nominasi dan dua diantaranya merupakan penghargaan terbaik ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak. Mulai dari pimpinan, amil, kantor layanan, mitra program, hingga dukungan para donatur dan masyarakat yang telah mengambil bagian dalam gerakan kebaikan.

Capaian ini diharapkan menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan program yang inovatif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata. Lebih dari sekadar penghargaan, setiap apresiasi menjadi pengingat bahwa di balik sebuah program terdapat amanah dan harapan masyarakat yang perlu terus diperjuangkan.

LAZISMU DIY berkomitmen untuk terus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan umat serta menghadirkan filantropi Islam yang semakin berdampak dan berkemajuan.

LAZISMU DIY Kembali Raih Berbagai Penghargaan dalam LAZISMU Award Muhammadiyah Zakat Summit 2026

 

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?