Update info proses pemulangan dan evakuasi WNI Sudan ke Tanah Air

Rabu (3/5), Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi WNI dari Sudan yang sedang dilanda krisis keamanan akibat konflik bersenjata sebanyak 924 jiwa (646 laki² dan 278 perempuan). Asrama Haji Pondok Gede menjadi tempat peristirahatan sementara para WNI setibanya di Tanah Air sebelum kembali ke kediaman masing-masing.

Muhammadiyah sebagai mitra strategis dan sistem pendukung, membentuk Task Force Muhammadiyah dan mengaktivasi Pos Muhammadiyah yang berperan untuk mendukung proses pemulangan dan evakuasi WNI Sudan kembali ke Tanah Air.

Membantu pengelolaan data dan informasi dengan melakukan koordinasi melalui sekretariat gerakan solidaritas dan kedermawanan yang dipimpin oleh KEMENKO-PMK.

1. Melakukan bantuan pendataan administrasi WNI Sudan

2. Melakukan pendataan Warga Muhammadiyah dalam proses pemulangan dan evakuasi. Total 127 Warga Muhammadiyah yang terdiri dari 75 orang laki-laki dan 52 orang perempuan telah berhasil didata.

Memobilisasi tim kesehatan Muhammadiyah dari Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi dan Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura dalam Klaster Kesehatan yang dikoordinir oleh Kementerian Kesehatan.

1. Pelayanan Swab Antigen

2. Pelayanan cek kesehatan

3. Pelayanan Kesehatan 24 Jam

Mendelegasikan tenaga Psikolog dan tim Layanan Dukungan Psikososial untuk turut berperan aktif dalam Klaster Nasional Perlindungan dan Pengungsian yang dipimpin dan dikoordinir oleh Kementerian Sosial.

1. Pelayanan Psikososial Anak

2. Konseling psikologi WNI Sudan daring dan tatap muka

Dalam respon pemulangan dan evakuasi WNI Sudan, Muhammadiyah menerjunkan 109 orang personil yang terdiri dari:

1. 75 personil Tim Kesehatan

2. 16 personil Psikososial

3. 9 Personil Data dan Informasi

4. 8 personil Tim Task Force Muhammadiyah

5. 1 personil Juru Mudi

sumber : Berita MDMC

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top