Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Yogyakarta – LAZISMU DIY secara resmi menutup rangkaian Audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 pada Kamis (25/6/26) di Auditorium Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya proses audit independen sebagai bentuk komitmen LAZISMU DIY dalam menjaga tata kelola lembaga yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Acara penutupan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Badan Pengurus LAZISMU DIY, perwakilan kantor layanan dan kantor daerah se-DIY, serta tim auditor. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, dilanjutkan sambutan, hiburan Tari Mutiara Nusantara, serta pemaparan hasil audit oleh KAP Abdul Hamid dan Rekan, Syamsul Bahri, S.E., M.Ak., Ak., C.A., CPA.

Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Dalam sambutannya, Ketua LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada seluruh kantor layanan, kantor daerah, dan seluruh amil yang telah berkontribusi dalam peningkatan kualitas tata kelola keuangan selama tahun 2025.

Ia mengungkapkan bahwa dana penghimpunan yang masuk dalam proses audit tahun buku 2025 mencapai Rp77 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp48 miliar. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jaringan LAZISMU di DIY.

“Pertumbuhan ini tidak mungkin dicapai hanya oleh kantor wilayah. Kontribusi terbesar berasal dari kantor layanan yang telah mengelola amanah umat dengan semakin tertib dan profesional. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kantor layanan yang telah mengikuti proses audit,” ujarnya.

Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Jefree juga menyampaikan perkembangan partisipasi kantor layanan dalam proses audit. Dari total 128 kantor layanan di DIY, sebanyak 105 kantor layanan telah mengikuti audit, sementara 23 kantor layanan lainnya diharapkan dapat bergabung pada tahun berikutnya agar tata kelola keuangan semakin merata di seluruh wilayah.

Sementara itu, Bendahara PWM DIY, Dr. H. Riduwan, S.E., M.Ag., menegaskan bahwa audit bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian penting dari tanggung jawab lembaga dalam menjaga kepercayaan publik.

Ia menyampaikan apresiasi atas kinerja LAZISMU DIY yang mampu meningkatkan penghimpunan dana secara signifikan hingga mencapai Rp77 miliar pada tahun 2025. Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat kepada LAZISMU sebagai lembaga filantropi Islam.

“LAZISMU adalah lembaga yang mengelola dana publik. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik menjadi sebuah keharusan agar kepercayaan masyarakat terus terjaga,” ungkapnya.

Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Riduwan juga berharap seluruh kantor layanan yang belum mengikuti audit dapat segera bergabung pada tahun mendatang sehingga budaya tata kelola yang baik dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh jaringan LAZISMU.

Selain itu, ia menekankan bahwa keberhasilan lembaga tidak hanya diukur dari besarnya penghimpunan dana, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan oleh para penerima manfaat.

“Setelah tata kelola keuangan berjalan dengan baik, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Audit manfaat menjadi hal yang juga perlu terus dikembangkan di masa mendatang,” tambahnya.

Penghimpunan Tembus Rp77 Miliar, LAZISMU DIY Resmi Tutup Audit Tahun Buku 2025

Pada kesempatan tersebut, tim auditor dari KAP Syamsul Bahri, S.E., M.Ak., Ak., C.A., CPA turut memaparkan hasil audit Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 beserta sejumlah rekomendasi yang diharapkan dapat semakin memperkuat sistem pengelolaan keuangan LAZISMU DIY pada tahun-tahun berikutnya.

Melalui penutupan audit ini, LAZISMU DIY kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, memperkuat transparansi, serta menjaga amanah masyarakat dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar semakin memberikan manfaat bagi umat.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?