Yogyakarta – Sebagai upaya perbaikan tatakelola kelembagaan yang lebih baik, LAZISMU DIY selenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) uji coba Sistem Informasi Manajemen (SIM) Keuangan pada Sabtu, 8/02/2025 di Balai Diklat Industri Yogyakarta.
Peserta BIMTEK uji coba SIM keuangan adalah LAZISMU daerah se D.I. Yogayakrta (DIY) dan juga Kantor Layanan LAZISMU dengan pemateri langsung dari LAZISMU Pusat dan juga TIM pengembangan sistem PT. Citra Niaga Teknologi (CNT).
Selain peserta BIMTEK, hadir Ketua LAZISMU Pusat Imam Mujadid Rais, Direktur Keuangan LAZISMU Pusat Edi Suryanto dan TIM keuangan, Ketua LAZISMU Wilayah dan jajaran badan pengurus serta ketua LAZISMU Daerah se DIY.

Dalam membuka acara, Jefree Fahana Ketua LAZISMU DIY menyampaikan, LAZISMU merupakan LAZNAS sehingga dalam kebijakan berupa SIM harus satu pintu.
LAZISMU DIY akan serius dan samiqna untuk proses SIM yang baru, ini menjadi penatian yang lama. Jefree menambahkan, bawah LAZISMU DIY sangat bisa membuat sendiri, tapi karena LAZNAS kita harus satu pintu.
Jefree juga mengatakan, SIM menjadi hal yang penting dalam rangka perbaikan tatakelola. dengan adanya SIM proses akan menjadi lebih cepat, baik keuangan, laporan kinerja dan lainnya.
Jefree menambahkan, dalam perjalanan nanti dimungkinkan ada eror dan lain sebagainya, tapi menjadi hal yang wajar dalam sistem, yang penting konsisten dan terus dipakai. Sisi lain, Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi hal yang penting dalam rangka juga mensukseskan adanya SIM ini, sehingga sama sama berbarengan bertransformasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LAZISMU Pusat, Imam Mujadid Rais mengatakan bahwa muhammadiyah mengusung risalah islam berkemajuan, maka indikasi ini juga harus membuat tatakeola kelembagaan LAZISMU juga harus yang lebih baik.
Menurutnya, tanfidz muktamar yang direkomendasikan kepada LAZISMU juga memiliki SIM yang terintegrasi termasuk SIM keuangan.
Rais menambahkan, LAZISMU memiliki ciri yang khas, itu yang membedakan dengan LAZ yang lain, termausk SIM nya. LAZISMU memiliki struktural dari LAZISMU Pusat samapai kantor layanan.
Rais juga menambahkan jika dalam prosesnya uji coba ada yang kurang di SIM, bisa diberikan masukan agar penggunaan maksimal.



