YOGYAKARTA – LAZISMU DIY kembali menghadirkan program “Qurban untuk Mereka yang Belum Merasakan” pada momentum Idul Adha 1447 H/2026 M. Program ini menjadi ikhtiar untuk memastikan kebahagiaan dan keberkahan kurban dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah yang selama ini minim akses terhadap daging kurban, terutama kawasan pelosok, dhuafa, serta daerah dengan tingkat kerentanan sosial yang tinggi.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Mei 2026. Melalui program ini, LAZISMU DIY berhasil menghimpun dan menyalurkan total 39 ekor kambing dan 8 ekor sapi yang berasal dari berbagai sumber amanah pekurban dan mitra.

Rinciannya, sebanyak 12 ekor kambing berasal dari penghimpunan kurban langsung masyarakat melalui LAZISMU DIY. Selain itu, terdapat titipan dari mitra dan LAZISMU Pusat berupa 13 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Sementara itu, melalui Program Kemaslahatan Sedekah Kurban dari BPKH RI, LAZISMU DIY menerima amanah 6 ekor kambing dan 7 ekor sapi untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua LAZISMU DIY, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada penyembelihan hewan kurban, tetapi juga memastikan distribusi manfaat dapat menjangkau masyarakat yang jarang menikmati daging kurban.
“Melalui program Qurban untuk Mereka yang Belum Merasakan, kami ingin menghadirkan kebahagiaan Idul Adha bagi saudara-saudara kita yang berada di wilayah pelosok dan kelompok masyarakat yang selama ini jarang tersentuh distribusi kurban. Amanah para pekurban kami salurkan agar manfaatnya lebih merata dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sebanyak 13 titik distribusi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi lokasi penyembelihan dan penyaluran kurban tahun ini. Penentuan lokasi dilakukan berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat serta pemerataan distribusi manfaat agar kurban tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan. Pendekatan ini sejalan dengan semangat berbagai program kurban yang memprioritaskan daerah minim penerimaan daging kurban dan wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
Melalui kolaborasi antara masyarakat, mitra, dan berbagai lembaga, LAZISMU DIY berharap program ini dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghadirkan kebahagiaan, memperkuat solidaritas sosial, serta memastikan nilai-nilai ibadah kurban benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
“Terima kasih kepada seluruh pekurban, mitra, dan pihak yang telah mempercayakan amanah kurbannya kepada LAZISMU DIY. Semoga setiap hewan kurban yang disalurkan menjadi keberkahan bagi para penerima manfaat dan menjadi amal terbaik di sisi Allah SWT,” pungkasnya.


