Lazismu DIY Raih Penghargaan dari BKKBN RI atas Kontribusi Penanganan Stunting

Yoyakarta – Lazismu Daerah Istimewa Yogyakarta meraih penghargaan dari Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI atas kontribusi terbanyak dalam program penanganan stunting, yang disampaikan di rangakaian acara dalam rangka Hari Keluarga Nasional Ke-29 Tahun 2022

Acara diselenggarakan secara hybrid, yakni secara daring dan luring di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada 29 Juni 2022 lalu. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo kepada Lazismu DIY, sebagai juara 1 dengan penggalangan donasi terbanyak dalam Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting

Nominasi penghargaan sebagai mitra kerja dengan Penggalangan Bapak Asuh Anak Stunting Terbanyak selama periode 17 Mei – 17 Juni 2022, diantaranya, Lazismu DIY sebagai juara ke-1, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai juara ke-2, dan PT. Pertamina Hulu Rokan RI sebagai juara ke-3

“Kegiatan yang dilakukan Lazismu mendapatkan pengakuan dalam bentuk penghargaan langsung dari pemerintah, ini merupakan program kemitraan bersama unsur pemerintah. Program yang menyasar ke seluruh masyarakat terutama untuk wilayah DIY untuk penanganan stunting” ujar Cahyono, S.Ag ketua Lazismu DIY

Penghargaan ini sebagai wujud penghargaan kepada muzaki yang telah memberikan kepercayaan kepada Lazismu atas donasi zakat, infaq, dan sodaqoh (ZIS), dan juga kepedulian Muhammadiyah menyiapkan generasi emas di tahun 2045, menjadikan anak-anak Indonesia tumbuh kembang yang baik dan sehat secara fisik dan kognitif

Ucapan selamat atas penghargaan datang dari kepala BKKBN DIY sebagai mitra program dari unsur pemerintah. Menurutnya, Lazismu DIY jadi mitra terbaik dalam membantu masyarakat dalam kontribusi penurunan stunting di DIY. “Mengucapkan atas penghargaan yang di raih dalam program Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting, semoga Lazismu tetap istiqomah dalam menjalankan amanah dari masyarakat untuk masyarakat”. Shodiqin, SH., MM

Menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan Tahun 2021, wilayah DIY termasuk dalam tiga terendah untuk kasus stunting di Indonesia setelah provinsi Bali dan DKI Jakarta. DIY ada pada angka 17,3%. Sehingga diharapkan angka penurunan stunting 14% dapat tercapai sebelum tahun 2024.

Oleh karena itu, Lazismu DIY dalam program pencegahan stunting sudah menandatangani nota kesepahaman antara BKKBN, Lazismu DIY, dan Aisyiyah DIY pada tanggal, 10 Maret 2022 di Eastparc Hotel Yogyakarta. Program dengan memberikan bantuan nutrisi kepada 100 penerima manfaat ini akan berjalan selama 12 bulan atau satu tahun, dengan penerima manfaat adalah keluarga dhuafa

Harapan kerja sama mitra bisa memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting terkhsusnya di DIY. ”Mudah-mudahan Lazismu bersama BKKBN akan terus menjalin kemitraan program penanganan stunting, dengan target kita dibawah rata-rata nasional supaya tidak banyak” kata Cahyono, S.Ag dalam penyampaian tanggapan atas penghargaan yang diraih

Related Posts

Tinggalkan komentar

Translate »