Bagikan 1000 Al Quran Hingga Paket Sembako, BPKH RI dan Lazismu DIY Jalankan Safari Ramadhan

Bantul (18/4) – Program kemaslahatan Badang Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) RI kali ini bersama Lazismu DIY jalankan program Safari Ramadhan dengan membagikan 1000 Al Quran, 200 sembako, dan 100 alat ibadah kepada masyarakat dhuafa wilayah Yogyakarta

Seremonial program kemaslahatan BPKH RI untuk wilayah Yogyakarta berlangsung di Kantor Kepanewon Sedayu, Kabupaten Bantul dengan mendatangkan penerima manfaat difabel. Dihadiri oleh anggota badan pelaksana BPKH RI, Dr. Sulistyowati, wakil ketua PWM DIY, Dr. M. Riduwan, M.Ag, perwakilan Panewu Sedayu, Anton Yulianto, komandan Koramil Sedayu, Reja Mulyo, dan Badan Pengurus Lazismu DIY, Eka Yuhendri

Penyerahan bantuan program kemaslahatan BPKH RI merupakan program pengembangan dana abadi yang dikelola dalam bentuk investasi. Sebanyak tiga triliun rupiah dana abadi dikembangkan sehingga mendapatkan keuntungan yang kemudian diprogramkan dalam bentuk program sosial

“Untuk tahun ini dalam bidang sosial keagamaan, membagikan sebanyak 50 ribu Al Quran, 38 ribu paket sembako, dan 15 ribu Kado Ramadhan yang berisikan paket ibadah. Lazismu DIY sebagai mitra program pelaksana untuk wilayah Yogyakarta, mendapatkan 1000 Al Quran, 200 paket sembako, dan 100 Kado Ramadhan, salah satu penerima difabel” kata Dr. Sulistyowati Anggota Badan Pelaksana BPKH RI

Selain di bidang sosial keagamaan, BPKH RI program kemaslahatan umat di bidang layanan haji, Pendidikan, dakwah, Kesehatan, pemberdayaan umat UMKM, sarana prasarana ibadah dan renovasi masjid. “Ucapkan terima kasih kepada Lazismu DIY yang telah jadi mitra program kemaslahatan umat BPKH” imbuhnya

Sebelumnya Lazismu DIY kerja sama program BPKH sudah sejak tahun 2018 dengan berbagai kegiatan seperti program renovasi masjid, pengadaan mobil jenazah, pengadaan ambulan, pembangunan sekolah, hingga qurban

“Kali ini menjelang idul fitri, BPKH dan Lazismu DIY safari Ramadhan. Untuk wilayah sedayu dikhususkan penerima manfaat golongan difabel dhuafa. Kerja sama dengan BPKH selalu diaudit dan alhamdulillah selalu mendapatkan audit predikat WTP”. Kata Eka Yuhendri, Badan Pengurus Lazismu DIY

Muhammadiyah dalam sejarah gerakan sosialnya mengacu pada teologi al maun, yang mana merupakan surat dalam Al Quran yang menjadi pendorong KH Ahmad Dahlan mengayomi fakir dan miskin. Hingga sampai saat ini, gerakan sosial yang dibangun telah menciptakan komitmen keumatan dan kebangsaan

“Apa yang dipercayakan BPKH RI ini sejalan dengan gerakan Muhammadiyah, yaitu semangat membantu, mengasihi, melayani dengan lintas agama, artinya siapa saja yang membutuhkan tanpa melihat suku, ras, maupun agama. Ini bagian komitmen Muhammadiyah menjaga keumatan dan kebangsaan” ungkap Dr. M. Riduwan, M.Ag wakil ketua PWM DIY

Anton perwakilan Panewu Sedayu menyampaikan ucapkan terima kasih kepada BPKH RI dan Lazismu DIY dengan penerima manfaat difabel. “Panewu Sedayu memiliki program peduli difabel, di bulan Ramadhan ada berbagai program untuk saudara kita yang kondisi difabel. Semoga program kerja sama ini terus berlanjut dengan mendatangkan penerima manfaat lebih banyak” katanya

 Salah satu penerima manfaat menyampaikan sangat terbantu adanya program ini. ”Terima kasih kepada BPKH dan Lazismu DIY atas bantuan yang diterima, ini sangat membantu seperti saya, semoga kedepan ada program yang sama” kata Slamet Mulyana

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top