Pentingnya Pendidikan Akhlak Bagi Anak Berbasis Digital

Pentingnya Pendidikan Akhlak Bagi Anak Berbasis Digital

Kita menyaksikan akhir-akhir ini banyak sekali kasus kejahatan. Kasus yang menimpa maupun yang dilakukan oleh anak-anak yang sebenarnya masih bisa kita sebut sebagai belia. Di usia yang masih demikian muda, mereka sudah masuk ke dalam lingkaran kasus kejahatan dengan ancaman pidana yang tentu dapat mengubur impian dan masa depannya. Kalau boleh kita katakan sebenarnya hal itu tidak sepenuhnya menjadi kesalahan mereka. Ada peran dari orang tua yang sepertinya tidak tuntas di sini.  Pertama-tama kita memang harus tahu pentingnya pendidikan akhlak bagi anak, terutama mereka yang remaja. 

Pentingnya pendidikan akhlak bagi anak muda akan membawa kita pada kesimpulan bahwa di zaman sekarang kita harus membuat strategi baru dalam membumikan pendidikan akhlak tersebut. Kita sudah tak bisa lagi memakai cara-cara yang menekankan koersi atau pemaksaan kepada mereka. Ibarat sebuah aliran air, maka tugas kita adalah memberikannya saluran yang mengarah kepada kebaikan. Di sinilah sebenarnya agama kita Islam ini sudah memberikan rambu-rambu yang jelas. 

Pentingnya Pendidikan Akhlak dalam Islam

Islam sangat memberikan penekanan pada bagaimana regenerasi dalam tubuh umat itu bisa berjalan istiqomah dan membawa kepada kemaslahatan. Kewajiban kita sebagai orang dewasa adalah mengarahkannya agar “jiwa muda” mereka tidak mengarah kepada kerusakan. Di sinilah pentingnya pendidikan akhlak bagi anak, karena pendidikan akhlak akan menjadi rambu-rambu yang tepat guna mengarahkan mereka menuju hal positif. 

Memang ini menjadi tugas yang sangat berat, mengingat di era digital sebagian tugas kita sudah dijalankan oleh berbagai medium-medium yang sifatnya digital. Sehingga kalau kita tak juga memahami implementasi pendidikan akhlak di dunia digital maka akan ketinggalan dan menyebabkan generasi muda lepas kendali. Berikut beberapa poin mengapa pentingnya pendidikan akhlak bagi anak berbasis digital itu perlu. 

Pentingnya Pendidikan Akhlak di Era Digital

  1. Pendidikan Akhlak dapat Membuat Anak Muda Merasa Keren Tanpa Harus Berbuat Jahat

Saat ini hampir semua kegiatan dari anak muda berjalan di dalam jaringan atau daring. Sifat khas anak muda sedikit banyak tercermin dari kegiatan mereka di internet, di antaranya keinginan untuk eksis, keinginan dikenal, keinginan untuk bertemu dengan sesamanya,dan lain sebagainya. 

Sifat-sifat bawaan anak muda ini kadangkala membawa mereka menuju hal negatif tanpa kita sadari seperti debat di sosmed hingga kegiatan lain yang negatif. 

Namun kalau kita menerapkan pendidikan akhlak berbasis digital, itu akan membawa sedikit air bagi dahaga jiwa muda mereka. Mereka jadi bisa menemukan bahwa islam ternyata juga hadir di ruang maya. Hal inilah yang akan tetap menjaga mereka di dalam koridor kebaikan.

  1. Menciptakan Generasi Islami yang Berkemajuan

Pada hakikatnya teknologi itu membantu manusia menuju kemajuan dan capaian yang belum ada sebelumnya. Namun efek dari hadirnya teknologi terkadang juga berefek buruk terutama jika para penggunanya belum siap secara nilai dan juga prinsip dalam menjalani kehidupan berbasis teknologi. 

Oleh karena itu pendidikan akhlak harus hadir seiring dengan perkembangan teknologi. Absennya pendidikan akhlak di dalam ruang maya bisa membawa anak muda pada kemajuan yang salah arah dan tidak membawa kemaslahatan bagi banyak orang. 

  1. Meluaskan Syiar Islam

Secara umum anak muda mempunyai sifat mudah menyerap pengetahuan baru dan menyebarluaskannya. Alangkah baiknya jika apa yang mereka sebarkan dan bagikan kepada publik di media maya itu merupakan kabar-kabar yang menggembirakan hadirnya Islam? 

Selain itu anak muda yang telah mendapatkan pendidikan akhlak berbasis digital yang cukup juga akan menjadi representasi islam yang baik bagi dunia yang luas. Dari sini secara perlahan dunia akan mengenal bahwa generasi muda Muslim merupakan acuan bagi sehatnya pergaulan dunia. 

Sampai sini tulisan singkat mengenai pentingnya pendidikan akhlak bagi anak muda berbasis digital. Semoga setelah ini kita dapat memulainya dengan hal-hal kecil yang bisa membawa perubahan.

Scroll to Top