Search
Campaign Qurban 1444 H Lazismu Internasional

Mengenal Empat Cara Lazismu Bagikan Daging Kurban Iduladha 1444 H

MUHAMMADIYAH.OR.ID, JAKARTA – Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat pada Iduladha 1444 H ini mengangkat tema “QurbanMu Kuatkan Ketahanan Pangan”.

Pada pelaksanaan program “QurbanMu Kuatkan Ketahanan Pangan”, Lazismu membaginya menjadi dua, yaitu program skala lokal (nasional) dan program skala internasional. 

Dalam penyaluran daging kurban, tidak semua daging disalurkan sebagai daging segar, sebab ada juga daging kurban yang dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibagikan. Pembagian daging tersebut terbagi ke dalam empat program yaitu Kemasan, Fresh Meat, Siap Saji, serta Sedekah Daging. 

Pertama, program kemasan adalah kegiatan penyembelihan sapi qurban baik perorangan maupun jamaah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu di Rumah Penyembelihan Hewan (RPH) pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari Tasyrik dengan mengemasnya menjadi rendang dalam kaleng seberat 200 gram melalui mitra yang telah disepakati. 

“Hasil dari program kemasan ini dapat digunakan sebagai cadangan pangan selama satu tahun bagi masyarakat Indonesia yang terdampak bencana.” Seperti yang disampaikan M. Furqon, Ketua Kepanitiaan Kurban 1444 H Lazismu, dikutip dalam siaran pers lazism.org pada, Jumat (23/6)

Kedua, program fresh meat adalah penyembelihan kambing/domba atau sapi qurban, baik perorangan maupun jamaah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu di tempat masing-masing pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari Tasyrik dan dibagikan dalam bentuk fresh meat (daging segar) kepada masyarakat sekitar. 

Ketiga, program siap saji adalah penyembelihan kambing/domba atau sapi qurban, baik perorangan maupun jamaah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu di tempat masing-masing pada Hari Raya Iduladha dan hari-hari Tasyrik dan kemudian disimpan dalam cooler storage (tempat pendingin) agar tahan lama untuk dimasak menjadi makanan siap saji secara bertahap setiap Jumat sepanjang tahun. 

“Sasaran distribusinya adalah anak yatim dan dhuafa yang tinggal di panti asuhan, baik milik Muhammadiyah maupun umum.” Ungkapnya.

Sementara program keempat adalah sedekah daging yaitu untuk mendukung program “QurbanMu Kuatkan Ketahanan Pangan” yang diinisiasi dalam rangka syiar Kurban 1444 H. 

Program ini juga untuk memfasilitasi semangat masyarakat dalam membantu mereka yang membutuhkan, namun belum mampu untuk berkurban sehingga program sedekah daging ini akan menjadi pilihan menarik bagi masyarakat dengan besaran sedekah disesuaikan kemampuan masing-masing.

Sumber : Muhammadiyah.or.id

Scroll to Top