Apa itu Zakat Profesi

Apa Itu Zakat Profesi

Kita mengenal ada banyak jenis zakat dalam agama Islam. Jenis-jenis tersebut dibedakan berdasarkan posisi wajib zakat maupun jumlah kekayaan atau harta yang dimiliki oleh wajib zakat. Sudah sering kita mendengar zakat mal atau zakat kekayaan, namun sudah tahukah anda tentang zakat profesi? Apa itu zakat profesi ? Tulisan ini hendak mengulas tentang pengertian zakat profesi, lalu perbedaannya dengan zakat mal, serta cara menghitung dan nantinya membayar atau menyalurkannya. 

Sebagai seorang muslim tentu membayar zakat adalah salah satu rukun islam. Posisi zakat dalam islam sangatlah penting karena ia mempunyai banyak dimensi dalam kehidupan manusia. Di sini ada dua dimensi utama dari zakat. Pertama adalah dimensi religius dan kedua adalah dimensi sosial. 

Zakat berfungsi secara religius sebagai penyuci dari harta yang kita miliki. Sebab sebagian dari harta kita sebenarnya terdapat hak oleh orang lain. Hal ini menjadikan kita harus senantiasa ingat bahwa apa yang kita punya bukanlah 100% milik kita. Ada hak orang lain dan kewajiban bagi kita untuk menyalurkannya. Itulah dimensi yang pertama.

Lalu dimensi zakat yang kedua adalah dimensi sosial. Di sini zakat berfungsi sebagai pengaplikasian dari kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Zakat dalam islam bisa berfungsi secara sosial karena dengan zakat berarti telah terjadi distribusi kemaslahatan kepada seluruh umat Islam tak terkecuali. Inilah dua dimensi zakat. Lalu kembali lagi kepada penjelasan tentang apa itu zakat profesi maka dapat anda simak di uraian berikut ini. 

Pengertian Zakat Profesi

Perlu ditegaskan di sini bahwa sebenarnya zakat profesi tidak dikenal dalam khasanah keilmuan Islam. Namun bukan berarti zakat profesi ini tidak ada dalam ajaran Islam. Zakat profesi di kenakan kepada setiap pekerjaan atau keahlian tertentu baik secara individu maupun kelompok yang mendatangkan penghasilan serta sudah memenuhi nisabnya.

Sama halnya seperti zakat mal, ternyata zakat profesi juga ada batasan nisab tertentu. Artinya zakat profesi wajib untuk dibayarkan ketika sudah mencapai nisab. Sedangkan ketika belum mencapai nisab, maka tidak wajib membayar. Bahkan ketika profesi itu mendatangkan penghasilan namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup maka bisa dikatakan ia tidak wajib zakat tetapi justru orang yang berhak menerima zakat. Lalu di manakah letak perbedaan zakat profesi dan zakat mal?

Perbedaan Zakat Profesi dan Zakat Harta

Sebenarnya sebuah profesi pasti akan menghasilkan harta tertentu yang nantinya ketika sudah mencapai nisab juga wajib untuk disisihkan guna kepentingan zakat. Namun untuk zakat profesi ini dikhususkan biasanya untuk penghasilan yang dihitung per bulannya atau per tahun. Sedangkan zakat mal untuk menghitungnya biasanya dalam jangka waktu yang panjang (tahunan). Inilah perbedaan antara zakat profesi dan zakat mal. 

Cara Menghitung Zakat Profesi

Setelah kita tahu apa itu zakat profesi, Lalu bagaimana cara menghitung zakat profesi tersebut? Di sini ada banyak pendapat, salah satunya Yusuf Qardhawi menganjurkan zakat pendapatan sebaiknya dihitung dari penghasilan brutto (kasar). Untuk rumusnya adalah sebagai berikut:

Zakat dari Pendapatan Kasar

Jumlah zakat yang dikeluarkan = pendapatan total (semuanya) x 2,5%

Sedangkan menurut pendapat lain, zakat profesi bisa kita bayarkan dari selisih antara total pendapatan dengan kebutuhan lalu dikurangi 2,5%. Untuk penghitungannya adalah sebagai berikut

Zakat dari Pendapatan Bersih 

Penghasilan yang wajib = penghasilan total – kebutuhan per bulan (pangan, sandang, papan)

Kemudian barulah nilai dari penghasilan yang wajib zakati itu kalikan dengan 2,5%. Itulah yang wajib untuk dibayarkan setiap bulannya. 

Tentunya zakat profesi ini harus anda konsultasikan dahulu dengan badan amil zakat yang berwenang selain agar penghitungannya benar, nanti penyalurannya pun juga tepat sasaran. Sekian tulisan singkat dari kami tentang apa itu zakat profesi, semoga dapat bermanfaat. 

Jika ingin berkonsultasi mengenai zakat, Lazismu DIY memberikan layanan konsultasi zakat. Di bulan ramadhan ini layanan full 24 Jam non stop. Layana ini dapat melalui chat WhatsApp, Website, Telp, ataupun via E-mail. Layanan konsultasi ini bernama Muzaki Home Care Lazismu.

Scroll to Top