Dari Nilai Menjadi Aksi, LAZISMU DIY Gelar Pelatihan Perdana bagi Penerima Beasiswa Sang Surya

Dari Nilai Menjadi Aksi, LAZISMU DIY Gelar Pelatihan Perdana bagi Penerima Beasiswa Sang Surya

YOGYAKARTA — LAZISMU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pelatihan perdana bagi mahasiswa penerima Beasiswa Sang Surya Batch 5 pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY ini mengangkat tema “Dari Nilai Menjadi Aksi” dengan materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Dari Nilai Menjadi Aksi, LAZISMU DIY Gelar Pelatihan Perdana bagi Penerima Beasiswa Sang Surya

Pelatihan ini menghadirkan Dr. Yayan Suryana, M.Ag., Wakil Ketua PWM DIY, sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pelatihan dan pendampingan yang dirancang LAZISMU DIY untuk membekali mahasiswa penerima Beasiswa Sang Surya, baik dari sisi keislaman, kemuhammadiyahan, maupun pengembangan keterampilan diri.

Wakil Ketua Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian LAZISMU DIY, Maryono, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa pelatihan perdana ini merupakan langkah awal dari rangkaian pembinaan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dipilih sebagai bekal awal agar mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama dan nilai-nilai persyarikatan yang kuat.

“Pelatihan ini tidak hanya dilaksanakan sekali, tetapi akan berlangsung lebih dari sepuluh kali dengan berbagai materi. Kami ingin membekali penerima Beasiswa Sang Surya melalui penguatan soft skill maupun hard skill,” ungkap Maryono.

Ia menjelaskan, penguatan soft skill diarahkan untuk membentuk karakter, meningkatkan kematangan beragama, serta mempersiapkan mahasiswa dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, pembekalan hard skill berfokus pada keterampilan praktis yang mungkin belum diperoleh mahasiswa selama menjalani perkuliahan.

Melalui rangkaian pelatihan dan pendampingan tersebut, LAZISMU DIY berharap para penerima Beasiswa Sang Surya dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, memiliki kapasitas intelektual, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu penerima Beasiswa Sang Surya, Intan Dwi Nur’aini, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan perdana tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang bermanfaat.

“Pelatihan kali ini menyenangkan dan sangat seru. Harapannya, melalui pelatihan ini wawasan dan pengetahuan saya semakin bertambah, sehingga apa yang didapatkan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Intan.

Maryono juga berpesan agar seluruh penerima beasiswa mengikuti setiap rangkaian pembinaan yang diselenggarakan LAZISMU DIY dengan sungguh-sungguh. Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Pelatihan perdana ini menjadi awal dari proses pendampingan Beasiswa Sang Surya Batch 5. Melalui program tersebut, LAZISMU DIY berupaya menghadirkan beasiswa yang tidak hanya berorientasi pada dukungan pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas mahasiswa sebagai generasi penerus yang berkemajuan.

Dengan semangat “Dari Nilai Menjadi Aksi”, penerima Beasiswa Sang Surya diharapkan mampu menjadikan ilmu, nilai keislaman, dan pengalaman pembinaan sebagai bekal untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?