Bulan Ramadhan Sebagai Momentum Membaca Al-Qur’an
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan keberkahan karena banyaknya amalan yang bisa dilakukan, salah satu amalan yang paling dianjurkan yang dapat dilakukan saat Bulan Ramadhan adalah dengan membaca Al-Qur’an.
Bulan Ramadhan selama satu bulan dapat dijadikan momentum untuk membuat target membaca Al-Qur’an secara rutin, seperti program One Day One Juz sehingga dapat mengkhatamkan hingga 30 juz selama sebulan penuh.
Anjuran membaca Al-Qur’an selama Bulan Ramadhan hadir karena pada bulan ini Al-Qur’an diturunkan. Allah SWT. berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 185:
شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ
”Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil) (QS Al-Baqarah [2]: 185)”.
Rasulullah SAW. dan Sahabatnya Memperbanyak Tadarus Al-Qur’an
Rasulullah SAW. SAW. membiasakan diri untuk selalu membaca Al-Qur’an ketika Bulan Ramadhan. Dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW. menjadikan Bulan Ramadhan sebagai bulan istimewa untuk membaca Al-Qur’an dari pada malam-malam lainnya.
Dalam riwayat lain juga menyebutkan, salah satu sahabat Rasulullah SAW. bernama Qatadah juga mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak satu kali tiap minggunya di bulan-bulan puasa. Kemudian saat Bulan Ramadhan, Qatadah mengkhatamkan satu kali selama tiga hari, dan saat mendekati sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan, Qatadah mengkhatamkan satu kali pada setiap malamnya.
Zubaid bin Harits al-Yami yang merupakan ulama ahli hadis dari kalangan tabi’in mempunyai kebiasaan ketika memasuki Bulan Ramadhan akan mengumpulkan banyak Al-Qur’an yang nantinya akan dibaca bersama murid-muridnya. Kisah ini mengidentifikasikan bahwa Nabi Muhammad SAW. serta sahabat-sahabatnya membaca Al-Qur’an lebih banyak ketika Bulan Ramadhan.

Keutamaan Membaca Al-Qur’an Bulan Ramadhan
- Mendapatkan Pahala Satu Huruf Dibalas Dengan Sepuluh Kebaikan
Menurut naser Muhammad dalam bukunya yang berjudul Menggapai Mulai Ramadhan dengan Ilmu menyebutkan bahwa membaca Al-Qur’an pada Bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya. Bayangkan saja, ketika kita membaca Al-Qur’an satu huruf saja akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Rasulullah SAW. SAW. bersabda:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ رضى الله عنه يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW. SAW bersabda, ‘siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الٓمٓ (Alif Lam Mim) satu huruf, melainkan Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi).
2. Ditempatkan Oleh Allah Di Surga
Buku ensiklopedis karya Prof. Dr. Abdul Pirol dan Abdul Mutakabbir menyebutkan bahwa ketika saat puasa ramadhan dan kita memperbanyak membaca Al-Qur’an maka akan mendapatkan jaminan surga. Selaras dengan apa yang disebutkan dalam hadis:
“Sesungguhnya Nabi SAW bersabda, barangsiapa membaca Al-Qur’an, menampakkannya dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke surga dan memberikan syafaat sepuluh penghuni rumahnya sekaligus melindungi mereka dari neraka.” (HR Ibnu Majah).
3. Memperoleh Ketenangan Dan Dinaungi Oleh Malaikat
Menurut M. Nielda dan R. Syamsul B., menyebutkan dalam bukunya yang berjudul Tuntutan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya yang menyebutkan salah satu keutamaan yang didapatkan ketika membaca Al-Qur’an ketika Bulan Ramadhan adalah akan memperoleh ketenangan dan dinaungi oleh para malaikat, keutamaan ini juga disebutkan dalam hadis riwayat Abu Hurairah r.a.
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ الله، يَتلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُوْنَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكينة، وغَشِيتْهُمُ الرَّحْمَةَ وَحَفَتُهُمُ الْمَلَائِكَةَ، وَذَكَرَهُمُ الله فيمَنْ عِنْدَهُ. رواه مسلم
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah diantara rumah-rumah Allah (masjid), kemudian mereka membaca kitab Allah (Al-Qur’an) dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun atas mereka sakinah (ketenangan) dan Allah meliputi mereka dengan rahmat, mereka akan dinaungi para malaikat, dan Allah akan membanggakan mereka di hadapan para malaikat.” (HR Muslim).
Dalam hadis lain juga menyebutkan bahwa ketika seorang muslim dapat mengkhatamkan Al-Qur’an selama Bulan Ramadhan para malaikat akan memohonkan ampun untuknya. Dalam hadis riwayat Ad-Dailami:
“Ketika seorang hamba mengkhatamkan Al-Qur’an, maka di penghujung khatamnya, sebanyak 60 ribu malaikat akan memohonkan ampun untuknya” (HR. ad-Dailami).
4. Mendapatkan Syafaat Di Akhirat Kelak
Salah satu keutamaan yang akan didapatkan oleh seorang muslim ketika membaca Al-Qur’an pada Bulan Ramadhan adalah akan mendapatkan syafaat ketika hari akhirat kelak. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Al-Qur’an akan datang dan bersaksi pada Allah SWT. untuk umat manusia yang rajin membacanya. Denganya adanya kesaksian ini akan memberikan kemulian kepada seorang muslim ketika rajin membaca Al-Qur’an selama hidupnya, apalagi ketika membacanya saat Bulan Ramadhan.
Dalam hadis lain juga menyebutkan bahwa Rasulullah SAW. akan memberikan syafaat ketika hari kiamat kepada umatnya yang rajin membaca Al-Qur’an. Rasulullah SAW. SAW bersabda:
“Bacalah Al-Qur’an. Sebab, ia akan datang memberikan syafaat pada hari Kiamat kepada pemilik (pembaca, pengamal)-nya,” (HR. Ahmad)
5. Amalan yang Paling Disukai Oleh Allah SWT
Pada suatu hari ketika sahabat nabi Muhammad SAW bertanya mengenai amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT. kemudian Rasulullah SAW. SAW menjawab:
“Wahai Rasulullah SAW., amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah SAW.?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (HR Tirmidzi).
Membaca Al-Qur’an merupakan aktivitas yang dicintai oleh Allah SWT. apalagi ketika membacanya saat Bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh dengan kemulian dan keberkahan didalamnya.
6. Diharamkan Dari Sifat Dengki
Menurut Imam Abu Zakaria Yahya bin Syarif An-Nawawi menyebutkan dalam buku Kitab Keutamaan menyebutkan suatu hadits bahwa umat muslim yang senantiasa membaca Al-Qur’an akan terhindar dari sifat dengki oleh Allah SWT.
وعن ابن عمر رضي الله عنهما عن النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال لا حَسَدَ إلا في اثنتين رجُلٌ آتَاهُ اللَّه القُرآنَ فَهوَ يقومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّه مالا فهو يُنْفِقهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النهار متفق عليه. والآناء الساعات
“Dari Ibnu Umar r.a berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidak dihalalkan dengki itu, melainkan terhadap dua macam orang, yaitu orang yang diberi kepandaian oleh Allah SWT dalam hal Al-Qur’an, lalu ia berdiri dengan Al-Qur’an itu (membaca sambil memikirkan dan mengamalkannya) di waktu malam dan waktu siang, juga seorang yang dikaruniai oleh Allah akan harta lalu ia menafkahkannya di waktu malam dan siang untuk kebaikan.” (Muttafaq ‘alaih).
7. Menyempurnakan Ibadah Puasa
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, peristiwa malam wahyu turun untuk pertama kali kepada Rasulullah SAW. yang terjadi pada Bulan Ramadhan, sehingga setiap 17 ramadan umat islam mengenang sebagai Nuzulul Qur’an. Selain itu, terdapat malam yang begitu sakral karena banyak kemulian didalamnya, yaitu malam Lailatul Qadr. Al-Qur’an diturunkan secara sekaligus dari Al-Lauh Al-Mahfuz ke Langit Dunia pada malam yang disebut Lailatul Qadr.
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar,” (QS. Al-Qadr ayat:1)
Selain itu, dalam Qs. Al-Baqarah ayat 185 juga menyebutkan bahwa Bulan Ramadhan Al-Qur’an diturunkan dan terdapat petunjuk yang dapat digunakan oleh umat muslim:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur (Al-Baqarah: 185).
Salah satu kebiasaanya yang sering dilakukan oleh Rasulullah SAW. ketika Bulan Ramadhan adalah dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Apalagi, membaca alquran merupakan salah satu amaalan yang dicintai oleh Allah SWT.
Bulan Ramadhan adalah sebuah momentum bagi umat islam untuk memperbanyak amalan didalannya, salah satu yang bisa dilakukan oleh seorang muslim adalah berusaha sebisa mungkin untuk memanfaatkan keberkahan dan keutamaan yang ada di dalam bulan ramadhan agar nantinya tidak menyia-nyiakan kesempatan dan keberkahan yang diberikan.
Baca Artikel Inspiratif Lainnya disini.

Mari Sempurnakan Ramadhan dengan Berbagi. Melalui program-program kebaikan bersama LAZISMU DIY, Sahabat bisa:
-
Berbagi Kado Ramadhan untuk Anak Yatim
-
Mendukung Santri Penghafal Al-Qur’an
-
Membantu Operasional Masjid dan Pesantren
-
Menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah dengan amanah
Satu donasi Anda bisa menjadi senyum bagi mereka. Satu kebaikan Anda bisa menjadi pemberat timbangan amal.
Klik tombol donasi di bawah ini dan jadilah bagian dari kebaikan Ramadhan tahun ini.
Donasi : Jalankebaikan.id
Ramadhan adalah momentum.
Al-Qur’an adalah petunjuk.
Berbagi adalah bukti cinta kita pada sesama.
Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan Lailatul Qadr dalam keadaan terbaik. Aamiin.
Penulis: Muhammad Tohir Badrudin