Haii! Kenalin, aku Ipung Wistasari dari Yogyakarta.
Anak bungsu dari 4 bersaudara. Sejak usia 8 bulan, aku dibesarkan oleh ayah seorang diri karena ibuku wafat. Ayah bekerja sebagai petani dan buruh harian demi membesarkan kami.

Sejak kecil, aku punya mimpi jadi guru. Kata-kata dari guru SD-ku selalu terngiang:
“Besok kamu jadi guru hebat ya, Nak.”
Itulah yang menyalakan semangatku.
Untuk meringankan beban ayah, aku tinggal di Panti Asuhan Abdul Alim Muhammadiyah Imogiri, yang membantu aku terus bersekolah sampai lulus SMK. Di sana, aku belajar tentang hidup, empati, dan berbagi cerita dengan sesama.
Setelah lulus SMK, muncul kebimbangan:
Lanjut kuliah atau bantu ayah bekerja?
Saudaraku menolakku untuk kuliah, tapi ayah justru mendukung penuh:
“Ayahmu ini bukan siapa-siapa, tapi pasti bangga kalau anak bungsunya jadi sarjana pertama di keluarga.”
Dengan tekad dan doa, aku memilih melanjutkan kuliah, meski harus mencari beasiswa ke sana kemari.

Alhamdulillah, aku menjadi penerima Beasiswa Sang Surya Batch 3 dari LAZISMU DIY. Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tapi juga membuka banyak pintu: pelatihan, kajian, organisasi, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus tumbuh.
Aku belum menang lomba, tapi aku sedang berproses.
Karena bagiku, keberhasilan bukan tentang siapa orang tuamu, tapi seberapa jauh kamu melangkah untuk mengubah nasib keluargamu.
