Zakat THR Berapa Persen dan Bagaimana Cara Pembayaran nya?

Zakat THR Berapa Persen. Sebagai umat muslim tentu akan semakin banyak kewajiban yang harus terpenuhi sesaat menjelang Idul Fitri. Sebab bagaimanapun momen idul fitri adalah momen penyucian. Kalau diri kita suci dengan berpuasa selama bulan ramadhan, maka harta yang dititipkan pada kita disucikan lewat zakat. Baik itu zakat fitrah maupun zakat mall dan penghasilan. 

Zakat adalah mekanisme dalam agama untuk distribusi ekonomi sehingga rezeki dan nikmat Allah dapat dirasakan oleh semua makhluk-Nya. Tentunya buat kita yang mempunyai penghasilan dan rezeki lebih maka untuk berzakat itu wajib. Sebab sebagian dari rezeki kita itu ada hak nya orang lain, maka dari itu harus kita zakatkan untuk mensucikannya. 

Mungkin menjelang idul fitri, anda juga sudah mendapatkan tambahan THR (tunjangan khusus hari raya). Sebenarnya ini juga termasuk zakat penghasilan yang harus kita keluarkan zakatnya. 

Sebelum kita bahas tentang zakat THR Berapa persen, mari kita simak dulu apa itu THR dan mengapa ia harus kita zakatkan. 

Apakah yang Dimaksud THR?

Jadi THR ini merupakan singkatan dari Tunjangan Hari Raya. Ia merupakan tunjangan tambahan yang diberikan perusahaan, instansi, ataupun atasan kepada para karyawannya dalam rangka memasuki bulan lebaran. 

Tunjangan Hari Raya adalah semacam bonus yang diberikan kepada karyawan. Sebagai sesuatu yang kita dapatkan dari hasil kerja, tentu ini bisa digolongkan sebagai penghasilan. Sesuai fatwa dari banyak organisasi keagamaan, maka kita pun juga wajib untuk mengeluarkan zakat penghasilan. Jika memang penghasilan itu masih sisa setelah kita gunakan untuk mencukupi kebutuhan pokok. 

Itulah alasan kenapa kita harus menzakatkan THR. Untuk alasan lainnya adalah sebagai berikut

Apakah THR Harus Kita Zakatkan?

Sebagaimana yang kita bahas di atas, jelas THR adalah bagian dari penghasilan sehingga harus kita keluarkan zakatnya. 

Mungkin yang kemudian menjadi pertanyan adalah zakat THR berapa persen dan bagaimana jika THR kita tidak mencukupi untuk dizakatkan?

Jadi di sini memang harus kita lihat kondisi masing-masing. Jika memang THR tersebut telah anda gunakan untuk kecukupan keluarga lalu masih ada sisa, maka itulah yang wajib untuk kita zakatkan. Untuk persentasenya adalah sebagai berikut ini:

Persentase THR untuk Zakat

Zakat THR Berapa persen? Di sini kita memakai rumus umum dalam berzakat dan terutama patokan kita adalah zakat penghasilan. 

Di dalam zakat penghasilan kita wajib menghitung zakat dari 2,5% persen total penghasilan. Dengan syarat penghasilan tersebut masih sisa jika kita gunakan untuk mencukupi kebutuhan. Itulah nisab dalam zakat penghasilan, termasuk zakat untuk THR. Jika THR anda hanya cukup untuk menambal kebutuhan di saat lebaran, maka tidak wajib hukumnya untuk berzakat THR. 

Cara Bayar Zakat THR Saat Lebaran

Jika anda telah mengetahui zakat THR Berapa persen, kemudian di sini anda membutuhkan lembaga amil zakat yang terpercaya untuk menyalurkan zakat dari THR tersebut. Lazismu adalah salah satu lembaga amil zakat terbesar dan terpercaya di Indonesia. Jangan khawatir untuk membayarkan zakat THR Anda di Lazismu karena kami akan salurkan zakat dari anda kepada mereka yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan prioritas dalam pemberian zakat. 

Kami sudah menyediakan layanan pembayaran zakat via online sehingga anda akan semakin mudah untuk menunaikan kewajiban. 

Jika anda perlu untuk menghitung ulang berapa kewajiban zakat maka anda bisa hubungi nomor admin kami di bawah ini. 

Senang bisa membantu anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

Related Posts

Tinggalkan komentar

Translate ยป