BPKH Dukung TPQ Inklusif Tuli dan Netra, Wujud Nyata Ramadhan untuk Semua Umat

BPKH Dukung TPQ Inklusif Tuli dan Netra, Wujud Nyata Ramadhan untuk Semua Umat

Yogyakarta – Kegiatan TPA Inklusif yang melibatkan penyandang disabilitas, khususnya tuli dan netra, sukses diselenggarakan di Masjid Haiban Hadjid, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Difabel Ramadhan 1446 H dengan tema “Ramadhan untuk Semua, Menghapus Batasan, Membangun Kekuatan.”

Acara ini diselenggarakan dengan inisiatif utama dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan LAZISMU DIY dan Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Muhammadiyah DIY.

BPKH Dukung TPQ Inklusif Tuli dan Netra, Wujud Nyata Ramadhan untuk Semua Umat

TPA Inklusif Tuli berlangsung pada Ahad, 2 Maret 2025, memberikan kesempatan bagi disabilitas tuli untuk belajar membaca Iqro’ dan Al-Qur’an dengan metode khusus menggunakan bahasa isyarat. Program ini dirancang agar mereka dapat lebih memahami dan mendalami ilmu agama tanpa hambatan komunikasi. TPQ Inklusi ini bernama Ibnu Ummi Maktum, yang diresmikan pada 24 Agustus 2024 dan telah aktif hingga saat ini dengan sekitar 15 anak sebagai peserta tetap.

Fasilitator yang mendampingi telah mendapatkan pelatihan dalam Training of Trainer (TOT) sebelumnya. Acara ini turut didukung oleh LAZISMU DIY, yang berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan.

BPKH Dukung TPQ Inklusif Tuli dan Netra, Wujud Nyata Ramadhan untuk Semua Umat

Selanjutnya, pada Ahad, 9 Maret 2025, TPA Inklusif Netra diselenggarakan dengan tujuan memberikan pengalaman belajar Al-Qur’an yang inklusif bagi penyandang disabilitas netra dan tuli. Para peserta disabilitas netra diberikan pelatihan membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan metode braille, sementara peserta tuli mendapatkan bimbingan dengan metode komunikasi yang sesuai. Dalam kesempatan ini, BPKH juga menyumbangkan 50 paket Al-Qur’an braille guna mendukung pembelajaran yang berkelanjutan.

Total peserta yang hadir dalam kedua kegiatan TPQ Inklusif ini mencapai sekitar 50 orang, terdiri dari penyandang disabilitas tuli dan tunanetra. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mendapatkan akses pembelajaran agama yang lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Setelah sesi TPA selesai, kedua kegiatan ini diakhiri dengan buka puasa bersama dan ibadah sholat Maghrib secara berjamaah, menjadi momen kebersamaan dan syukur atas terselenggaranya program yang inklusif ini.

BPKH Dukung TPQ Inklusif Tuli dan Netra, Wujud Nyata Ramadhan untuk Semua Umat

Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk terus menyelenggarakan kegiatan pembelajaran agama yang ramah bagi semua kalangan, sehingga semangat Ramadhan yang penuh berkah dapat dirasakan oleh seluruh umat.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Sudah Berbuat Baik Hari ini?