Pemanfaatan Tanah Wakaf Muhammadiyah, MLH PWM DIY dan Lazismu DIY Resmikan Green House

Sleman (11/2) – Sebesar 2.600 meter persegi berstatus tanah wakaf Muhammadiyah, Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM DIY dan Lazismu DIY bangun dan resmikan green house sebagai tempat pembibitan buah dan pohon untuk wahana edukasi dan rekreasi, di dusun Ngentak, Bangunkerto, Turi, Sleman

Pemanfaatan tanah wakaf untuk kegiatan edukasi penghijauhan dirancang sejak tahun 2019 silam, yang diawali dengan penanaman pohon perdana oleh Bupato Sleman, Dr. H. Sri Purnomo, M.Si. kemudian dilanjutkan pada tahun 2021 dibuat kolam ikan sebanyak 3 buah, dan sampai hari ini ada penambahan fasilitas bangunan kazebo dan toilet

“Upaya pemanfaatan tanah wakaf sebagai tempat edukasi dan rekreasi perlu dikasih apresiasi, peresmian green house, kolam ikan, dan kebun bibit menjadi tempat percontohan dakwah komunitas, pengajian, dan berbagai kegiatan lainnya” kata Gita Danupranata ketua PWM DIY

Gita Danupranata juga menyampaikan, sinergitas dengan berbagai majelis lembaga lain untuk memperkuat dan menjadi syiar Islam berkemajuan dengan dakwah nyata di tengah masyarakat yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dan kepentingan warga persyarakat, umat dan masyarakat

Konsep dakwah berkemajuan tidak hanya pembangunan sekolah, rumah sakit, ataupun lembaga sosial lainnya, namun kali ini dengan berkebun. Dengan penanaman pohon sebagai penghijuan sudah memberikan banyak manfaat dan mencukupi kebutuhan masyarakat

“Amanat dari donatur (Muzaki) dana yang dititipkan di Lazismu kali diperuntukkan jadi rumah pembibitan, sinergitas lembaga dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) dengan memanfaatkan tanah wakaf Muhammadiyah, akan dilaporkan dalam bentuk kegiatan, dan semoga bermanfaat dan jadi amal jariyah” kata ketua Lazismu DIY, Cahyono

Kebun Bibit dan Tanaman Buah Muhammadiyah Turi, selain didirikan green house juga adanya kolam ikan dan kebun buah. Yang akan juga akan jadi wahana edukasi dan rekreasi bagi siswa maupun tempat pengembangan ilmu pengetahuan perguruan tinggi. Selama ini kebun bibit Muhammadiyah Turi sudah dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam pengembangan pohon

Acara yang berlangsung dengan memotong pita sebagai wujud resmi berdirinya green house, juga dengan menanam pohon dan melepaskan bibit ikan. Kedepan pemanfaatan tanah wakaf sebagai lahan produksi bisa dilakukan tempat lain, imbuh Gita Danupranata

Peresmian dihadiri oleh jajaran Majelis Lingkungan Hidup PWM DIY, Pimpinan Daerah Muhammadiyah H. Abdul Kasri, Majelis Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Panewu Kapanewon Turi  Wakhid Basroni, Forkopimkap Koramil Kapolsek Turi, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Aisyiyah dan Ortom, Ranting, KOKAM PCPM Turi Se Turi,Lurah Desa Bangunkerto, Kepala Dukuh Ngentak dan Pimpinan Taman Bangunkerto Village, Pendamping Usaha dari Magelang

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top