Zakat Fitri

Zakat Fitri (fitrah)

 

Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim, baik laki-laki, perempuan, dewasa, maupun anak-anak sebagai bentuk santunan kepada fakir miskin. Zakat fitrah dikeluarkan sebelum batas akhir atau sebelum waktu shalat Idul Fitri.

Wajibnya zakat fitrah bagi sefiap Muslim, juga memberi gambaran betapa besarnya bahan makanan pokok (beras) yang akan terhimpun pada Hari Idul Fitri. Namun pertanyaan paradok, sudahkah kaum dhuafa terangkat kehidupan ekonomi keluarganya, dari ratusan bahkan ribuan ton beras yang terhimpun saat itu sebelum datangnya 1 Syawal?

Dari realitas yang ada, potensi zakat fitri yang sangat besar ternyata belum   mampu   mengangkat kaum dhuafa dari kemiskinannya, karena pola penyalurannya masih bersifat langsung dan insidental.

Zakat fitri Memberdayakan Ummat merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat fitri yang telah terhimpun secara berkelanjutan. Tujuan lain zakat fitri memberdayakan adalah Mentasharuhan zakat fitri secara tepat dan manfaat untuk kemakmuran dan kemandirian ummat.

Mendayagunakan zakat fitri untuk meningkatkan taraf hidup keluarga ekonomi lemah menjadi keluarga  berdaya dan mandiri dan Mengokohkan aqidah dan meningkatkan semangat ibadah   untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan barokah.

Landasan Dalil

 

Al-Qur’an

Artinya : “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”(QS. At-Thalaq Ayat 7)

Al Hadits

Artinya: “Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Umar ra. Berkata bahwa Rasullulah sa. Telah mewajibkan zakat fitri pada bulan Ramadhan atas setiap jiwa orang muslim, baik merdeka maupun budak, laki-laki ataupun wanita, kecil ataupun besar, sebanyak satu sha’ kurma atau gandum.” (HR. Muslim).

Keputusan Dewan Syariah Lazismu

 

Keputusan dewan syariah lazismu NO : 001. SK/DS/17/A/2018 tentang panduan penghimpunan dan pentasharufan zakat, infaq dan shadaqah.

Zakat Fitrah

Harta yang dibayarkan untuk zakat dan kadarnya

  • Makanan pokok (beras dan lain-lain) seberat 2,5 kg.
  • Harga makanan pokok seberat 2,5 kg

Pihak penerima

  1. Fakir
  2. Miskin

Waktu

  1. Waktu pembayaran atau penarikan: selama bulan Ramadlan
  2. Waktu pembagian: sepanjang tahun

Maksud dan tujuan

 

  1. Menghimpun zakat fitri dari ummat Islam
  2. Mentasharuhan zakat fitri secara tepat dan manfaat untuk kemakmuran dan kemandirian ummat.
  3. Mendayagunakan zakat fitri untuk meningkatkan taraf hidup keluarga ekonomi lemah menjadi keluarga berdaya dan mandiri
  4. Mengokohkan aqidah dan meningkatkan semangat ibadah untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan barokah.

Program Penghimpunan

 

  1. Menghimpun zakat fitri berupa beras maupun dana untuk diwujudkan dalam bentuk makanan pokok.
  2. Besar zakat fitri berupa beras sekurang-kurangnya 2,5 Kg/Jiwa.
  3. Jika berwujud dana sekurang-kurangnya Rp 30.000,-/Jiwa
  4. Dapat dibayarkan langsung ke Kantor Lazismu Wilayah atau di Kantor-kantor Lazismu Daerah dan kantor-kantor Layanan se-D.I. Yogyakarta.
  5. Memalui transfer dana ke rekening lazismu D.I. Yogyakarta dan website Lazismu D.I. Yogyakarta.
  6. Penghimpunan zakat fitri ini bersifat sentralisasi program skala D.I. Ygyakarta yang berpusat di Kantor Lazismu Wilayah.
  7. Sasaran Penghimpunan
  8. Ummat Islam baik Individu, keluarga maupun Jama’ah.
  9. Lembaga-lembaga pengumpul zakat; sekolah, masjid, perusahaan
  10. Rencana Penghimpunan
  11. Penghimpunan dilakukan selama bulan Ramadhan
  12. Menghimpun, 12 Ton Beras (2,5 Kg x 4800 muzaki)
  13. Atau berupa uang sebesar; Rp. 360.000.000,- (Tiga Ratus Enam Puluh Juta)

Program Pendayagunaan

 

Bentuk penyalurannya berupa paket beras sebesar menyesuaikan kebutuhan beras setiap bulan satu keluarga (antara 5 Kg – 10 Kg beras)

  1. Setiap keluarga binaan akan mendapatkan paket beras setiap bulan
  2. Keluarga akan menerima paket beras berbeda-beda volumenya
  3. Perhitungannya satu keluarga akan mendapatkan; 2 kg x jumlah anggota keluarga

Sasaran penyaluran beras kepada keluarga, dengan kriteria:

  1. Keluarga ekonomi lemah dan siap diberdayakan
  2. Siap aktif di masjid setempat untuk ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya
  3. Direkomendasikan oleh Takmir Masjid dan PCM setempat
  4. Pembinaan dilakukan oleh Lazismu Daerah setempat

Rencana Pendayagunaan

 

Paket beras akan disalurkan setiap awal bulan selama 11 bulan Qomariyah/Hijriyah (Dzulqoidah – Ramadhan). Sampai dengan Ramadhan Selanjudnya. Kepala keluarga penerima akan di undang untuk pembinaan dan pendampingan setiap bulan pada saat penerimn paket beras.

 

    Belum ada berita terbaru

12 May 2021

Anonim
Rp 90.400

12 May 2021

Anonim

"Semoga kita senantiasa selalu diberi keberkahan dan kenikmatan dunia maupun akhirat oleh Allah SWT"

Rp 150.453

12 May 2021

Anonim
Rp 100.356

12 May 2021

Anonim

"nama pezakat 1. YUDI PRIANDONO 2. RAKHMAWATI 3. ABIMANA MAHENDRA PRATAMA"

Rp 90.314

11 May 2021

Anonim

"Bayar Zakat Fitrah untuk 3 jiwa : Danar Dwi Santoso, Mita Gumay Putri, dan Saira Daneliya Sharapova."

Rp 75.180

10 May 2021

Anonim

"Bismillah, Zakat Fitrah untuk 5 orang"

Rp 150.474

10 May 2021

Anonim

"Zakat fitrah"

Rp 50.371

Temukan kami di

Mari Membaca