Yogyakarta – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI mendukung terselenggaranya Pelatihan Bahasa Isyarat yang diadakan oleh Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah (LAZISMU) DIY bersama Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (15/3) di Aula PWM DIY dengan tema “Dekat Tanpa Sekat, Isyarat Jadi Perekat”. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dengan penyandang disabilitas, khususnya saudara tuli.

Ketua MPKS PWM DIY, Zainal Arifin, dalam sambutannya mengungkapkan tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan ini.
“Kemarin ada beberapa peserta yang menghubungi saya melalui WhatsApp, menanyakan terkait pelatihan bahasa isyarat ini. Sayangnya, pendaftaran telah ditutup karena kuota telah terpenuhi. Karena ini adalah bagian dari niatan untuk belajar, semoga ke depan bisa diagendakan kembali,” ujarnya.
Zainal berharap pelatihan ini dapat memperluas kemampuan komunikasi masyarakat dalam bahasa isyarat.
“Kita semua sama, hanya saja saudara-saudara tuli membutuhkan tambahan komunikasi melalui bahasa isyarat,” tambahnya.
Manajer Eksekutif Lazismu DIY, Marzuki, menekankan bahwa setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
“Melalui pelatihan ini, kita bersyukur bisa mempelajari cara komunikasi yang digunakan oleh saudara-saudara tuli. Menariknya, mayoritas peserta berasal dari generasi Z. Hal ini menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap sesama, khususnya saudara tuli,” ungkapnya.
Ia juga berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan mengingat besarnya minat peserta.
“Semoga ke depan bisa diagendakan kembali. Antusiasme peserta luar biasa, ternyata banyak teman-teman yang ingin belajar bahasa isyarat,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Dengan adanya dukungan dari BPKH RI, diharapkan semakin banyak individu yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Program ini juga sejalan dengan visi BPKH dalam mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang lebih luas.



