Search
Komunitas Studi Pasar Modal (KSPM) Lazismu diy

Bahas Investasi Syariah bersama Lazismu DIY dan FEB UAD

Komunitas Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Ahmad Dahlan kembali menyelenggarakan Seminar Pasar modal dengan tema “ Investasi Berkah di Saham Syariah “ sebagai bentuk gebrakan yang baik dalam pengembangan ekonomi di Indonesia pada Kamis (11/02/2021) lalu.

Seminar ini terlaksana secara daring melalui zoom yang dipandu oleh Nur Aina Qadarsih sebagai Moderator dengan pembicara Tina Sulistiyani,S.E.,M.M ( Wakil Dekan FEB UAD), Hery Gunawan Muhammad, M.E., CES ( Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas Indonesia dan Eka Yuhendri, SHI., MH ( Wakil Sekretaris Lazis Muhammdiyah DIY).

Seminar ini di selenggarakan setelah berkat amanat dari Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si. Beliau menjelaskan bahwa Komunitas Studi Pasar Modal UAD ini turut aktif mengedukasi masyarakat terutama mahasiswa terkait saham syariah sebagai sarana atau instrument investasi yang aman di awasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Tina Sulistiyani,S.E.,M.M selaku pembicara pertama  masyarakat saat ini mulai beralih ke investasi dan produk keuangan yang berlabel Syariah karena tidak lain sebagai sumber rejeki tapi juga sumber keberkahan. ” saat ini kita seharusnya tidak hanya menabung di celengan ataupun di bank karena uang yang temen-temen simpan akan terkena dampak inflasi kian waktu maka dari itu kita harus mulai mengubah pola menabung dengan menabung saham untuk menjaga nilai tabungan yang kita miliki “ jelas Hery Gunawan Muhammad, M.E., CES selaku pemateri.

Herry Gunawan Muhammad selaku kepala divisi syariah divisi syariah FAC Sekuritas, menegaskan bahwa seluruh aktivitas Saham Syariah ini telah memenuhi prinsip-prinsip islam dengan merujuk Al-Qur’an dan As-sunnah serta hadist, Ijma’ dan qiyas dalam pasar modal.

“ Zakat wajib dikeluarkan oleh setiap manusia dan melekat pada seluruh jenis harta yang di miliki “ hal tersebut diterangkan pada Qs. At-taubah ayat 103 dan Qs. Al-Baqarah ayat 267. Ujar Eka Yuhendri, SHI.,MH selaku wakil sekretaris Lazis Muhammadiyah wilayah DIY.

“Dengan terselenggaranya seminar ini sebagai langkah awal Lazis Muhammadiyah dalam menangkap potensi saham syariah dan zakatnya untuk di kolaborasikan dengan baik maka ekonomi Indonesia akan menjadi ekonomi terkuat di dunia dengan tingkat kemiskinan kecil.

Karena semua lini ekonomi akan terdongkrak dengan signifikan “ kata Ade Khrisna Ardyatama selaku Staff Fundraising Lazismu Wilayah DIY pada saat seminar berlangsung. Selain itu  output dari seminar ini juga sebagai edukasi potensi zakat di sektor investasi lainnya.Lazismu perihal pergerakan kebermanfaatannya  di salurkan melalui pilar-pilar seperti pendidikan, keagamaan, kemanusiaan kesehatan, dan ekonomi yang di rancang dengan baik. Dan telah tersalurkan sebanyak Rp 19.297.588.403 kepada 39.598 orang.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top