88 Kantor Layanan Lazismu DIY Jalankan Audit Keuangan, Menjaga Amanah dan Profesionalitas

Yogyakarta (17/7) – Untuk tetap menjaga amanah dan profesionalitas, 88 kantor layanan Lazismu DIY jalankan audit keuangan dalam sepuluh hari kedepan. Total sebanyak 36 miliar dari lima kabupaten/kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Acara pembukaan audit berlangsung di Aula Gedung Muhammadiyah DIY secara hybrid (luring dan online), dihadiri oleh jajaran pimpinan Lazismu DIY, ketua Lazismu Daerah se-DIY, wakil ketua PWM DIY, dan tim audit keuangan dari KAP Abdul Hamid dan Rekan

Pelaksanaan audit di Lazismu DIY berjalan sejak tahun 2018, setiap tahunnya ada peningkatan pelaporan dan jumlah keikutsertaan mengikuti audit. Pada tahun sebelumnya di tutup buku tahun 2021 sebanyak 33 miliar dengan jumlah kantor sebanyak 66 Kantor Layanan (KL) Lazismu. Dan pada tahun ini untuk tutup buku tahun 2022 meningkat 9,3% laporan pengeluaran

“Pada tahun ini, jumlah keikutsertaan audit sebanyak 88 kantor layanan Lazismu di seluruh wilayah DIY, dengan total penyaluran 36,7 miliar” kata Jefree Fahana ketua Lazismu DIY

Melalui Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan Rekan, sudah bekerja sama untuk kedua kali ini, berlangsung secara nasional untuk audit keuangan Lazismu. Untuk wilayah Yogyakarta akan berlangsung selama sepuluh hari, dari tanggal 17 – 27 Juli 2023

“Dengan memberikan hasil laporan audit, harapannya dapat meningkatkan kepercayaan di masyarakat untuk Lazismu. Lazismu diaudit secara nasional dalam rangka memberikan akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat” kata senior KAP AHR, Abdul Hamid Cebba

Wakil ketua PWM DIY, Cahyono dalam sambutannya menyampaikan, ada peningkatan jumlah yang akan diaudit membuktikan adanya peningkatan kepercayaan di Lazismu. Menjaga amanah harus dijalankan secara professional. “Amanah terus ditingkatkan, insyaallah akan mendatangkan kemaslahatan”

Wilayah Yogyakarta menjadi element sangat penting dan menjadi peserta terbanyak untuk Lazismu secara nasional. Menurut ketua TIM Audit dr KAP AHR, Syamsul Bahri menyampaikan, ada pendekatan dan metode dalam proses audit, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, nantinya Tim akan berkunjung ke kantor-kantor Layanan Lazismu sebagai sample pengambilan data

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top