140 Kantor Layanan Lazismu Aktif di DIY Penuhi Target Capaian

Yogyakarta – Terdapat 140 Kantor Layana Lazismu yang berada di DIY secara aktif himpun dana ZIS (Zakat, Infaq dan Shadaqah) melebihi target capaian sebanyak 37,6 miliar selama tahun 2021 dari target 27 miliar. Disampaikan dalam acara pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu DIY di Hotel Tjokro Style pada hari Jumat, 21 Januari 2021

Capaian terbesar ini di apresisasi oleh ketua PWM DIY dalam sambutan dan sekaligus meresmikan acara Rakerwil Lazismu DIY karena telah membantu persyarikatan dalam berdakwah dengan kinerja sangat baik

“Lazismu terlihat sangat signifikan untuk gerakan persyarikatan, ini merupakan bentuk implimentasi teologi Al Maun melalui program inovatif. Namun memiliki tantangan tidak sedikit untuk mengupayakan gerakan inovasi dalam aspek ke semua biadang” kata Gita Danupranata

Pencapaian ini dikarenakan berbagai faktor yang menjadikan ada peningkatan penghimpunan . Menurut Cahyono selaku ketua Lazismu DIY menganggap bahwa tata kelola organisasi yang baik, akuntabilitas keuangan secara transparan, konsisten membangun jaringan dan semangat jihad berkorban bagi amil di seluruh Kantor Layanan Lazismu, menjadi sumpleman gerakan filantropis

“Gerakan akan menjadi efektif ketika semua pimpinan daerah ikut memberikan support untuk hadir membangun bersama. Terdapat 140 kantor layanan Lazismu aktif di DIY harapannya bisa di dukung dengan pencapaian maksimal” imbuhnya

Capaian penghimpunan dengan potensi Kantor Layanan dan Kantor Daerah Lazismu sangat besar, dalam laporan sebelumnya pada acara Pra Rakerwil, Lazismu Daerah Sleman menjadi wilayah dengan penghimpunan terbesar mencapai 10,5 Miliar, kemudian di ikuti oleh Lazismu Daerah Bantul denga capaian 9 Miliar kantor Lazismu wilayah DIY mencapai 5,7 miliar, kemudian Lazismu kota Yogyakarta sebanyak 4,7 miliar, Lazismu Daerah Kulonprogo mencapai 3,9 miliar, dan untuk Lazismu Daerah Gunungkidul mencapai 3,8 miliar.

Apresiasi ini juga datang dari ketua Lazismu Pusat. “Muhammadiyah sebagai gerakan inovatif dan Lazismu sebagai organisasi bergerak dengan baik dan sangat kuat, prestasi penghimpunan di jogja mencapai 37,6 miliar bukanlah angka sedikit yang dihimpun oleh 5 (lima) daerah saja” ujar Mahli Zaenudin.

Pelaksanaan pembukaan acara Rakerwil Lazismu DIY dibuka dengan open gate dari LSBO PWM DIY kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan. Mengambil tema “Inovasi Sosial untuk Capaian SDGs” menjadi gerakan Lazismu untuk memberikan pemanfaatan dalam bentuk program inovatif.

Dalam acara pembukaan Rakerwil Lazismu DIY juga menyerahkan simbolis bantuan kemanusiaan untuk bencana erupsi Gunung Semeru dan kebencanaan lainnya kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DIY sebanyak 2,8 miliar dihimpun selama kurang dari 2 (dua) bulan.

Berita Terakhir

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top